Rabu, 26 Maret 2014

Tugas bulan 1



TUGAS MAKALAH
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN


index.jpg
Add caption

Disusun Oleh:
DADI ROSADI
 (11412653)

Dosen Pembimbing :
INA HELIANY ,SH.,MH

FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
TEKNIK ELEKTRO
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014/2015



DAFTAR ISI
Daftar Isi                                                                                                                                2
BAB I        : PENDAHULUAN
                 Latar Belakang                                                                                                 3
BAB II    : PERMASALAHAN                                                                                              3
BAB III   : PEMBAHASAN
A. Pengertian Dan Pemahaman Tentang Bangsa Dan Negara
                 1. Teori terbentuknya Negara                                                                         3
                 2. Unsur Negara                                                                                                3
                 3. Bentuk Negara                                                                                              4
B. Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan di Indonesia
                 1. Proses Bangsa yang Menegara                                                                   4
                 2. Pemahaman Hak dan Kewajiban Warga Negara                                       4
BAB IV   : PENUTUP
              Kesimpulan                                                                                                          7
Daftar Pustaka


BAB I : PENDAHULUAN
Latar Belakang
Mata kuliah pendidikan Kewarganegaraan perlu diberikan kepada seluruh warga Negara termasuk mahasiswa untuk membekali dalam kehidupan bersosialisasi. Tulisan ini bertujuan untuk menyelesaikan tugas softskill Pengantar Pendidikan Kewarganegaraan , selain itu juga diharapkan dapat bermanfaat untuk memahami pengertian dari Negara dan bangsa, hak dan kewajiban warga Negara ,serta kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis, kritis dan kreatif.

BAB II : PERUMUSAN MASALAHAN
Berdasarkan tema yang diambil atau diberikan untuk tugas ini, maka penulis mengambil sebuah rumusan masalah yaitu Apakah pengertian dan pemahaman tentang Negara dan bangsa, serta hak dan kewajiban apa saja yang didapat oleh warga nergara?

BAB III : PEMBAHASAN
Pengertian Dan Pemahaman Tentang Bangsa Dan Negara Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Bangsa adalah orang-orang yang memiliki kesamaan asal, keturunan, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Atau bias diartikan sebagai kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu dimuka bumi. Jadi Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah Nusantara/Indonesia. Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang sama-sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta kesalamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut. Atau biasa diartikan sebagai satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengna kekuasaan untuk memaksa bagi ketertiban social
1. Teori terbentuknya Negara
a. Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles). Kondisi Alam Berkembang Manusia Tumbuh Negara.
b. Teori Ketuhanan
Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan termasuk adanya Negara.
c. Teori Perjanjian (Thomas Hobbes)
Manusia menghadapi kondisi alam dan timbullah kekerasan, manusia akan musnah bila ia tidak mengubah cara-caranya. Manusiapun bersatu (membentuk Negara) untuk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dalam gerak tunggal untuk kebutuhan bersama. Didalam prakteknya, terbentuknya Negara dapat pula disebabkan karena:
              a. Penaklukan.
              b. Peleburan.
              c. Pemisahan diri.
d. Pendudukan atas Negara/wilayah yang belum ada pemerintahannya.

2. Unsur Negara.
a. Konstitusif
Negara meliputi wilayah udara, darat, dan perairan (unsur perairan tidak mutlak), rakyat atau masyarakat, dan pemerintahan yang berdaulat.
b. Deklaratif
Negara mempunyai tujuan, undang–undang dasar, pengakuan dari negara lain baik secara de jure dan de facto dan ikut dalam perhimpunan bangsa–bangsa, misalnya PBB.
3. Bentuk Negara.
a. Negara kesatuan
              1. Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi.
              2. Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi.
b. Negara serikat, di dalam Negara ada Negara yaitu Negara bagian.
Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan di Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB. Dan mempunyai kedudukan dan kewajiban yang sama dengan negara–negara lain di dunia, yaitu ikut serta memelihara dan menjaga perdamaian dunia. Dalam UUD 1945 telah diatur tentang kewajiban negara terhadap warga negaranya, juga tentang hak dan kewajiban warga negara kepada negaranya. Negara wajib memberikan kesejahteraan hidup dan keamanan lahir batin sesuai dengan sistem demokrasi yang dianutnya serta melindungi hak asasi warganya sebagai manusia secara individual berdasarkan ketentuan yang berlaku yang dibatasi oleh ketentuan agama, etika moral, dan budaya yang berlaku di Indonesia dan oleh sistem kenegaraan yang digunakan.
1. Proses Bangsa Yang Menegara
Proses bangsa yang menegara memberikan gambaran tentang bagimana terbentuknya bangsa dimana sekelompok manusia yang berada didalamnya merasa sebagai bagian dari bangsa. Bangsa yang berbudaya, artinya bangsa yang mau melaksanakan hubungan dengan penciptanya (Tuhan) disebut agama ; bangsa yang mau berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut ekonomi; bangsa yang mau berhubungan dengan lingkungan sesama dan alam sekitarnya disebut sosial; bangsa yang mau berhubungan dengan kekuasaan disebut politik; bangsa yang mau hidup aman tenteram dan sejahtera dalam negara disebut pertahanan dan keamanan. Bangsa Indonesia menerjemahkan secara terperinci perkembangan teori kenegaraan tentang terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai berikut :
a. Perjuangan kemerdekaan.
b. Proklamasi
c. Adanya pemerintahan, wilayah dan bangsa
d. Pembangunan Negara Indonesia
e. Negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Proses bangsa yang menegara di Indonesia diawali adanya pengakuan yang sama atas kebenaran hakiki kesejarahan. Kebenaran hakiki dan kesejarahan yang dimaksud adalah :
a. Kebenaran yang berasal dari Tuhan pencipta alam semesta yakni; Ke-Esa-an Tuhan;
Manusia harus beradab; Manusia harus bersatu; Manusia harus memiliki hubungan sosial dengan lainnya serta mempunyai nilai keadilan; Kekuasaan didunia adalah kekuasaan manusia.
b. Kesejarahan. Sejarah adalah salah satu dasar yang tidak dapat ditinggalkan karena
merupakan bukti otentik sehingga kita akan mengetahui dan memahami proses terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai hasil perjuangan bangsa. Pendidikan pendahuluan bela negara adalah kesamaan pandangan bagi landasan visional (wawasan nusantara) dan landasan konsepsional (ketahanan nasional) yang disampaikan melalui pendidikan, lingkungan pekerjaan dan lingkungan masyarakat.
2. Pemahaman Hak Dan Kewajiban Warga Negara
a. Hak warga negara. Hak–hak asasi manusia dan warga negara menurut UUD 1945 mencakup :
- Hak untuk menjadi warga negara (pasal 26)
- Hak atas kedudukan yang sama dalam hukum (pasal 27 ayat 1)
- Hak atas persamaan kedudukan dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1)
- Hak atas penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2)
- Hak bela negara (pasal 27 ayat 3)
- Hak untuk hidup (pasal 28 A)
- Hak membentuk keluarga (pasal 28 B ayat 1)
- Hak atas kelangsungan hidup dan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi bagi anak (pasal 28 B ayat 2)
- Hak pemenuhan kebutuhan dasar (pasal 28 C ayat 1)
- Hak untuk memajukan diri (pasal 28 C ayat 2)
- Hak memperoleh keadilan hukum (pasal 28 d ayat 1)
- Hak untuk bekerja dan imbalan yang adil (pasal 28 D ayat 2)
- Hak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan (pasal 28 D ayat 3)
- Hak atas status kewarganegaraan (pasal 28 D ayat 4)
- Kebebasan memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan  pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya serta berhak kembali (pasal 28 E ayat 1)
- Hak atas kebebasan menyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengn hati nuraninya (pasal 28 E ayat 2)
- Hak atas kebebasan berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat (pasal 28 E ayat 3)
- Hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi (pasal 28 F)
- Hak atas perlindungan diri pribadi, keluarga, kehormatan, martabat dan harta benda (pasal 28 G ayat 1)
- Hak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat  manusia (pasal 28 G ayat 2)
- Hak memperoleh suaka politik dari negara lain (pasal 28 G ayat 2)
- Hak hidup sejahtera lahir dan batin (pasal 28 H ayat 1)
- Hak mendapat kemudahan dan memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama (pasal 28 H ayat 2)
- Hak atas jaminan sosial (pasal 28 H ayat 3)
- Hak milik pribadi (pasal 28 H ayat 4)
- Hak untuk tidak diperbudak (pasal 28 I ayat 1)
- Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (pasal 28 I ayat 1)
- Hak bebas dari perlakuan diskriminatif (pasal 28 I ayat 2)
- Hak atas identitas budaya (pasal 28 I ayat 3)
- Hak kemerdekaan berserikat, berkumpul, mengeluarkan pendapat baik lisan maupun tulisan  (pasal 28)
- Hak atas kebebasan beragama (pasal 29)
- Hak pertahanan dan keamanan negara (pasal 30 ayat 1)
- Hak mendapat pendidikan (pasal 31 ayat 1)
c. Tanggung jawab warga negara
Tanggung jawab warga negara merupakan pelaksanaan hak (right) dan kewajiban (duty) sebagai warga negara dan bersedia menanggung akibat atas pelaksanaannya tersebut.
Bentuk tanggung jawab warga negara :
- Mewujudkan kepentingan nasional
- Ikut terlibat dalam memecahkan masalah–masalah bangsa
- Mengembangkan kehidupan masyarakat ke depan (lingkungan kelembagaan)
- Memelihara dan memperbaiki demokrasi
d. Peran warga negara
- Ikut berpartisipasi untuk mempengaruhi setiap proses pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan publik oleh para pejabat atau lembaga–lembaga negara.
- Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan.
- Berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.
- Memberikan bantuan sosial, memberikan rehabilitasi sosial, mela- kukan pembinaan kepada fakir miskin.
- Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.
- Mengembangkan IPTEK yang dilandasi iman dan takwa.
- Menciptakan kerukunan umat beragama.
- Ikut serta memajukan pendidikan nasional.
- Merubah budaya negatif yang dapat menghambat kemajuan bangsa.
- Memelihara nilai–nilai positif (hidup rukun, gotong royong, dll).
- Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.
- Menjaga keselamatan bangsa dari segala macam ancaman.
BAB IV : PENUTUP
Kesimpulan
Dari tulisan diatas dapat disimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan sangat penting dipelajari oleh semua pihak dengan memahami seluruh aspek kehidupan bernegara agar terciptanya Negara yang damai dan sejahtera. Serta dapat saling menghargai hak-hak tiap warga Negara dan menjalankan kewajiban atau tanggung jawab sebagai warga Negara.
DAFTAR PUSTAKA
Waluyo, Sri. Bahan ajar Pendidikan kewarganegaraan, downloads - Official Site of SRI
WALUYO - Universitas Gunadarma, s_waluyo.staff.gunadarma.ac.id/Downloads

Jumat, 24 Januari 2014



PENDUDUK DAN PENYAKIT

Indonesia adalah sebuah Negara dengan kepadatan penduduk kurang lebih mencapai 246,9 jt jiwa. Dengan luas daerah 1.919.440 km² yang terdiri dari banyak pulau. Tingginya angka kepadatan penduduk tentunya memiliki banyak dampak buruk terhadap lingkungan, seperti kurangnya lahan pertanian , minimnya hutan , banyaknya sampah rumah tangga, banyak menimbulkan penyakit,  dan masih banyak lagi.
Dengan tingginya angka kepadatan penduduk mengakibatkan buruknya suatu lingkungan sehingga menimbulkan penyakit-penyakit yang mewabah di Indonesia. Contohnya adalah penyakit Demam Berdarah (DB). Demam berdarah (DB) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes aegypti atau Aedes albopictus. Terdapat empat jenis virus dengue berbeda, namun berelasi dekat, yang dapat menyebabkan demam berdarah. Virus dengue merupakan virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Penyakit demam berdarah ditemukan di daerah tropis dan subtropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan yang lembap. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya terdapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia.

Indonesia merupakan salah satu Negara yang sangat rawan terhadap penyakit ini. Sampai saat ini belum ada obat spesifik bagi penderita demam berdarah. Banyak orang yang sembuh dari penyakit ini dalam jangka waktu 2 minggu.Tindakan pengobatan yang umum dilakukan pada pasien demam berdarah yang tidak terlalu parah adalah pemberian cairan tubuh (lewat minuman atau elektrolit) untuk mencegah dehidrasi akibat demam dan muntah, konsumsi obat yang mengandung acetaminofen (misalnya tilenol) untuk mengurangi nyeri dan menurunkan demam serta banyak istirahat.

Tindakan paling efektif untuk menekan epidemi demam berdarah adalah dengan mengontrol keberadaan dan sedapat mungkin menghindari vektor nyamuk pembawa virus dengue. Pengendalian nyamuk tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa metode yang tepat, yaitu:

Lingkungan
Pencegahan demam berdarah dapat dilakukan dengan mengendalikan vektor nyamuk, antara lain dengan menguras bak mandi/penampungan air sekurang-kurangnya sekali seminggu, mengganti/menguras vas bunga dan tempat minum burung seminggu sekali, menutup dengan rapat tempat penampungan air, mengubur kaleng-kaleng bekas, aki bekas dan ban bekas di sekitar rumah, dan perbaikan desain rumah.

Biologis
Secara biologis, vektor nyamuk pembawa virus dengue dapat dikontrol dengan menggunakan ikan pemakan jentik dan bakteri.

Kimiawi
Pengasapan (fogging) dapat membunuh nyamuk dewasa, sedangkan pemberian bubuk abate pada tempat-tempat penampungan air dapat membunuh jentik-jentik nyamuk. Selain itu dapat juga digunakan larvasida.

Selain itu oleh karena nyamuk Aedes aktif di siang hari beberapa tindakan pencegahan yang dapat dilakukan adalah menggunakan senyawa anti nyamuk yang mengandung DEET, pikaridin, atau minyak lemon eucalyptus, serta gunakan pakaian tertutup untuk dapat melindungi tubuh dari gigitan nyamuk bila sedang beraktivitas di luar rumah.Selain itu, segeralah berobat bila muncul gejala-gejala penyakit demam berdarah sebelum berkembang menjadi semakin parah.

Referensi :







PENCEMARAN AIR

Pencemaran air pada saat ini sangat marak terjadi, pencemaran di sungai maupun di lautan. Hal ini dilakukan oleh perbuatan manusia-manusia yang tidak bertanggung jawab. Air yang tercemar terjadi akibat pembuangan limbah rumah tangga dan limbah pabrik yang dibuang secara sembarangan. Limbah-limbah ini banyak sekali mengandung zat-zat yang berbahaya bagi manusia maupun makhluk hidup lainnya.

Dalam video ini dapat kita lihat banyak manusia yang membuang sampah ke sungai, serta pabrik-pabrik yang membuang limbahnya ke sungai maupun ke lautan. Apa yang terjadi bila pada suatu ekosistem laut atau pun sungai yang tercemar oleh zat-zat yang berbahaya? Tentu saja suatu ekosistem tersebut akan mengalami keracunan dan terancam punah. Jika suatu ekosistem terancam punah, maka rantai makanan di alam ini juga akan terganggu. Tidak hanya itu , jika manusia tidak ada hentinya membuang limbah rumah tangga atau limbah pabrik ke sumber air maka suatu saat tidak ada lagi sumber air yang bersih yang dapat dikomsumsi oleh kita manusia dan makhluk hidup lainnya atau air bersih akan menjadi langka. Walaupun bumi ini hampir seluruhnya berisi air , tetapi jika tidak menjaganya maka air yang bersih itu lama – kelamaan akan menjadi kotor dan tidak layak untuk dikonsumsi. 70% tubuh manusia baerupa air, hal ini membuktikan bahwa kita sebagai manusia sangat lah membutuhkan air bagi kehidupan kita sehari-hari. Apa yang akan terjadi jika manusia kekurangan air??? Jika manusia tidak mencukupi kebutuhan air pada tubuhnya, maka akan menimbulkan berbagai macam penyakit seperti kerusakan ginjal , terhambatnya proses pencernaan, serta membuat wajah manusia menjadi lebih terlihat tua dan kusam dari pada umurnya.

Maka dari itu kita sebagai generasi yang dapat menyelamatkan generasi selanjutnya haruslah menjaga hal yang sangat penting untuk anak cucu dan generasi penerus kita dengan cara tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai dan marilah kita melestarikan lingkungan ini, agar generasi kita selanjutnya tidak tersiksa akibat ulah kita generasi sebelumnya. Hidup adalah sebuah pilihan, masa depan ada karena pilihan kita hari ini. Baik atau buruknya masa depan, kita yang menentukannya !

Referensi :

dadi1234.blogspot.com